Pakan Ayam Petelur Fase Grower

Pakan Ayam Petelur Fase Grower - Perawatan pada masa grower atau developer sebenarnya hampir tidak berbeda. Masa grower merupakan masa dimana anak ayam petelur ini berusia 9 sampai 13 minggu sedangkan masa developer puller ayam petelur berkisar umur 14 sampai 20 minggu. Pemeliharaan atau perawatab pada kedua fase harus dibedakan dari sisi nutrisi pakan yang diberikan misalnya protein fase developer lebih rendah 1%. Namun seringkali ditemukan para peternak masih menyamakan pakan ke dua fase ini dan masih memberikan pakan grower ke periode developer.

Asal anda tau, Kebutuhan ruang pada fase ini sekitar 7 sampai 8 ekor /m2. Sedangkan untuk kebutuhan tempat pakan (10 kg) sebanyak 4 buah/100 ekor. Sehingga Untuk menghemar dan praktis dalam hal pemberian pakan, pada piringan pakan bisa menggunakan grill. Perubahan pakan dari fase starter ke grower sangat disarankan bisa dilakukan andaikan berat badan ayam umur 8 minggu sudah tercapai. Hal ini dimaksudkan agar  memperoleh kerangka badan yang baik. Kemudian untuk mencegah ataupun mengurangi stres pada anak ayam, pengalihan palan bagusnya diberikan bertahap. Caranya dengan memberikan pakan grower yang dicampur sedikit demi sedikit pada pakan starter. Sampai saatnya diganti dengan pakan grower. Langkah selanjutnya anda harus rutin dalam melakukan penimbangan ayam setiap minggu secara acak.

Ayam Petelur di kandang Grower
Ayam Petelur di kandang Grower
Nb : jika anda membutuhkan kandang Grower dari besi Galvanis anti karat bisa pesan di ternakpertama.com.

Seleksi ayam fungsinya untuk mengoreksi kesalahan seleksi yang dilakukan oleh pembibit. Oleh sebab itu ayam petelur yang kemungkinan ayam jantan harus dikeluarkan kemudian di pisahkan dan ditempatkan pada kandang yang berbeda. Pemisahan ayam jantan bertujuan agar dalam proses perawaran ayam ras petelur bibit puller ayam ras petelur tak ada yang jantan.

Cek : Harga Pullet Ayam Petelur Umur 1-16 minggu

Ciri-ciri ayam jantan yakni memiliki badan lebih tinggi dan besar, jengger besar, bulu ekor lebih panjang, dan  warna bulu akan berbeda dengan ayam betina. Bukan itu saja, penyeleksian untuk ayam betina juga perlu terutama pada saat akan pindah dari kandang grower ke kandang produksi.

Ciri-ciri Pullet ayam ras petelur betina yang baik dan berkualitas adalah sebagai berikut :

1. Jarak antara tulang dada (sternum) dengan tulang duduk (pubis) lebih dari tiga jari manusia.
2. Jarak antara kedua tulang pubis lebih atau sama dengan tiga jari.
3. Perut ayam petelur jika anda raba, terasa lunak. 
4. Kloaka (lubang anus) bulat,lebar, basah, dan berwarna basah.
5. Badan ayam akan terlihat terlihat sehat dan segar dengan mata bersinar cerah dangan jengger merah pula.


Pada saat ayam petelur pada fase grower, lampu harap dimatikan pada malam hari, untuk siang hari cahaya yang masuk ke  kandang perlu dikurangi dengan pemakaian paranet (kususnya pada bulan bulan tertentu pada saat panjang penyinaran lebih dari 12 jam dalam sehari dengan intensitas cahaya yang tinggi). Pengurangan cahaya ke kandang akan mengakibatkan perlambatan pematangan kelamin pada ayam. Ayam petelur yang cepat matang kelamin akan menghasilkan telur yang lebih kecil sehingga berat telur yang dihasilkan per ekor ayam lebih rendah.

Cara antisipasinya yaitu dengan memasang Paranet di luar dinding kandang melebar keluar serta dipancang sehingga tak akan menakutkan ayam. Kemudian, pada fase grower kebersihan juga perlu diperhatikan dan dijaga terutama dari bulu-bulu ayam yang rontok.

Jangan lewatkan :
Demikian artikel tentang bagaimana cara memberi pakan ayam petelur pada fase grower yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat untuk kita semua
Pakan Ayam Petelur Fase Grower
4/ 5
Oleh