Skip to main content

KUALITAS TELUR TURUN? MUNGKIN AYAM ANDA KEKURANGAN MINERAL!!

Ternak Pertama - KUALITAS TELUR TURUN? MUNGKIN AYAM ANDA KEKURANGAN MINERAL - Selain produktivitas yang tinggi, tentunya peternak ayam petelur menginginkan kualitas telur yang bagus. Kualitas telur tentunya sedikit banyak mempengarui harga telur. Tidak sedikit peternak yang berkonsultasi kepada kami mengalami masalah pada ayam petelurnya. 

Jika Anda pernah menemukan kasus dimana ayam petelur masa produksi mengalami kelumpuhan atau memakan telurnya sendiri? Atau telur yang dihasilkan memiliki kerabang yang tipis dan mudah retak? Jika pernah mengalami hal seperti tersebut di atas, maka kemungkinan ayam tersebut mengalami kasus defisiensi (kekurangan) mineral.

Semakin mahalnya harga pakan ayam, memaksa peternak berfikir keras menekan biaya pakan antara lain dengan mencari pakan yang memiliki harga murah ataupun menyusun sendiri pakan. Meskipun dilihat dari kandungan nutrisinya sesuai namun terkadang tidak sedikit yang mengalami masalah pada produktivitas ayamnya seperti penurunan produksi telur maupun kualitas telur/kerabangnya bermasalah meskipun tidak selalu pakan yang lebih murah kualitasnya lebih jelek. Jika anda pernah mengalami hal demikian maka anda perlu memperhatikan kecukupan mineralnya.

Semakin baiknya genetik ayam, membuat ayam pedaging tumbuh dengan cepat, dan ayam petelur produksinya tinggi. Namun, dibalik kelebihannya ayam menjadi lebih mudah stres. Ayam yang stres membutuhkan jumlah dan asupan mineral yang juga tinggi. Selain itu, ayam modern lebih sensitif terhadap kualitas pakan. 
Tindakan Menangani Kekurangan Mineral
  1. Pastikan kualitas ransum sesuai dan konsumsi ransum (feed intake) masuk sesuai dengan standar.
  2. Pastikan tidak ada gangguan teknis yang terjadi (seperti ayam kekurangan tempat pakan, jadwal pemberian pakan yang tidak menentu, dll.
Bila kualitas pakan kurang baik, lakukan penambahan zat tertentu untuk meningkatkan kualitas pakan. Pakan yang berkualitas harus memiliki kadar nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ayam disetiap periode perkembangannya, termasuk kandungan mineralnya. Jika tidak berkualitas, maka kasus defisiensi nutrisi pun bisa muncul. Di lapangan sendiri, jika ditemukan ayam yang mengalami gejala kasus defisiensi mineral, maka salah satu jalan keluar yang direkomendasikan ialah dengan menambahkan feed supplement ke dalam pakan. Penambahan feed supplement diperlukan karena:
  1. Untuk melengkapi kandungan nutrisi esensial yang sering terlupakan, termasuk mineral. 
  2. Saat penyimpanan, kemungkinan terjadi penurunan kualitas pakan akibat kondisi gudang penyimpanan yang tidak baik
  3. Saat pemberian pakan, ada sebagian pakan yang tercecer 
Pada dasarnya, suplementasi mineral bisa dilakukan oleh peternak dalam bentuk penambahan mineral tunggal atau sekalian dalam bentuk penambahan premiks. Di dalam premiks, selain terkandung mineral, juga terdapat nutrisi lain seperti asam amino dan berbagai multivitamin. Beberapa produk suplemen mineral yang dipasarkan Ternak Pertama yang bisa digunakan diantaranya Golden Mix Super dan Golden Mineral Herbal.

Golden Mix Super dan Golden Mineral Herbal diformulasikan secara seksama untuk membantu meningkatkan produktifitas telur, mempercepat pertumbuhan, meningkatkan kualitas kerabang telur, memperbaiki konversi pakan, mengurangi bau kotoran serta mencegah dan mengatasi kekurangan mineral. 
Golden Mix Super
Hal penting yang perlu diperhatikan saat kita melakukan penambahan mineral ialah teknik pencampurannya ke dalam pakan. Dalam mencampur suplemen mineral tersebut sebaiknya pastikan bahwa seluruh mineral tercampur secara homogen dalam pakan.

Pencampuran suplemen mineral harus dimulai dengan mencampurnya ke dalam pakan dalam jumlah yang sedikit, kemudian beranjak ke jumlah yang lebih besar dan seterusnya, hingga akhirnya seluruh ransum tercampur dengan suplemen mineral tersebut. Teknik pencampuran ini juga digunakan jika kita melakukannya secara manual. Akan lebih baik jika peternakan sudah memiliki mixer sehingga mempermudah pengadukan. 

Kesimpulannya adalah bahwa mineral sangat besar manfaatnya dalam menunjang produktivitas ayam. Meskipun pemberiannya dalam kadar yang sedikit, namun efeknya sangat besar terhadap berbagai proses metabolisme tubuh ayam. Penggunaan suplementasi mineral sebaiknya tidak hanya dilakukan saat ayam mulai menunjukkan gejala defisiensi. Namun alangkah lebih baik jika dimulai sejak awal pemeliharaan untuk mencegah kurangnya asupan mineral ransum ke dalam tubuh ayam. Salam Sukses Peternak Indonesia!

Penulis : Ferry Tamalluddin, S.Pt Konsultan Peternakan di Ternakpertama.com
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar