image Cara Beternak Burung Puyuh Bagi Pemula - Ternak Pertama



Ternak Pertama Menyediakan Berbagai Sarana dan Prasarana Unggas Dapat di Kirim ke Seluruh Wilayah Indonesia Bonus Ebook dan Gratis Konsultasi Selamanya Email : ternakpertamaku@gmail.com | Sms/WA : 089515248576 | PIN : 5FC2289D Bagi Yang Berminat Menjadi Agen Silahkan Hub Kami

Cara Beternak Burung Puyuh Bagi Pemula

Ternak Pertama - Cara Beternak Burung Puyuh Bagi Pemula - Beternak merupakan salah satu usaha yang sampai saat ini masih memiliki prospek yang bagus. Ada banyak pilihan bisnis usaha ternak yang bisa anda coba untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, budidaya unggas misalnya. DI artikel sebelumnya kami sudah pernah menuliskan berbagai artikel yang berkaitan dengan peternakan. Bagi yang tertarik terjun di dunia peternakan bisa membaca artiel ternak pertama. Informasi mengenai tata cara beternak ayam, kambing, sapi, bebek dll yang sudah kami tulis di website ini didapat dari beberapa sumber selain memang semuanya berasal dari pengalaman pribadi maupun pengalaman para peternak yang sudah berhasil. 

Pada kesempatan ini kami akan coba membahas tentang Burung Puyuh. Yups benar sekali artikel ini kami kasih judul " Cara Beternak Burung Puyuh Bagi Pemula ". Sbelum kita bahs secara dalam tentang Burung Puyuh ini. Sebaiknya kita tahu dulu asal mu asal Buyung Puyuh. Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah barang tentu pernah menikmati lexatnya telur puyuh selain dagingnya juga terasa enak. Namun, taukan anda? unggas yang dikenal dengan istilah Gemak adalah tipe burung yang sebenarnya tidak bisa terbang, ukuran tubuhnya pun relatif kecil, memiliki kaki yang pendek dan bisa diadu. Sedangkan di Indonesia puyuh akrab kita menyebutnya mulai banyak dikenal didaerah-daerah sekitar ahir tahun 1979. Selain tidak hanya bisa dinikmati telur dan dagingnya saja, banyak dari sebagian orang juga yang sudah memanfaatkan bulu burung puyuh ini sebagai bahan aneka kerajinan. Hebatanya lagi selain itu semua, ada Satu kegunaaan lagi yang bisa anda diperoleh dari ternak burung puyuh ini misalnya dari kotoran yang dihasilkan juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk kandang yang berkualiyas ataupun bisa juga dijadikan sebagi pupuk kompos. Untuk saat ini Burung puyuh sudah banyak yang mengenal serta sudah cukup banyak juga orang mulai bududaya burung puyuh ini. Namun, jika kita melihat dari jumlah kebutuhan pasar, telur dan daging puyuh masih kekurangan jumlah stoknya, Dengan tingkat kebutuhan pasar yang tinggi menjadikan budidaya burung puyuh ini sebagai kesempatan usaha yang menjanjikan. Untuk itu kami menulis artikel yentang Cara Beternak burung Puyuh Bagi Pemula sebagai panduan praktis sebelum anda mulai beternak burubg puyuh ini.

Cara Beternak Burung Puyuh Bagi Pemula
Cara Beternak Burung Puyuh Bagi Pemula
Perhatikan langkah-langkah Cara Beternak Burung Puyuh yang benar berikut ini :

A. Persiapan Kandang Burung Puyuh 

Langkah awal yang perlu anda perhatikan adalah Persiapan Kandang Burung Puyuh. jika anda akan beternak burung puyuh, persyaratan kandang yang baik antara lain :
  • Temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat C
  • Kelembaban kandang berkisar 30-80%;
  • Penerangan kandang pada siang hari sekitar 25- 40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). 
  • Tata letak kandang sebaiknya diatur supaya sinar matahari pagi bisa masuk kedalam kandang. Jadi kondisi kandang tak lembab. 
Dalam mempersipkan kandang burung puyuh ini, kami memiliki 2 pilihan yang biasa para peternak diterapkan peternak puyuh, yaitu
  • Sistem litter (lantai sekam) dan 
  • Sistem sangkar (batere). 
Sedangkan ukuran kandang yang dipakai umumnya untuk 1 m2 bisa diisi 90-100 ekor anak puyuh, dan selanjutnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari hingga lepas masa anakan. dan terahir menjadi 40 ekor/m2 hingga masa bertelur.

Ada berbagai bagianan dalam budidaya burung puyuh. Masing-masing bagianan idealnya memerlukan persiapan kandang yang sesuai, yaitu L

1. Kandang untuk induk pembibitan

Kandang ini berpegaruh langsung kepada produktifitas dan performa menghasilkan telur yang baik dan berkualitas. Besar atau ukuran kandang yang bakal digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh
yang akan dipelihara. Idealnya satu ekor puyuh dewasa membutuhkan luas kandang sekitar 200 m2.

2. Kandang untuk induk petelur

Kandang ini memiliki manfaat sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini memiliki bentuk ukuran, dan kebutuhan peralatan yang sama. Kepadatan kandang lebih besar namun bisa juga sama.

3. Kandang untuk anak puyuh/umur stater(kandang indukan)

Jenis kandang memiliki manfaat bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua hingga tiga minggu. Kandang ini berguna untuk menjaga supaya anak puyuh yang masih memerlukan pemanasan itu masih terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya kandang ini memerlukan alat pemanas. 

Biasanya ukuran yang banyak dipakai adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (ukuran ini cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh).

4. Kandang untuk puyuh umur grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)

Jenis kandang berikutnya, bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Arau kandang biasanya berupa kawat ram.

B. Penyediaan Bibit Burung Puyuh 

Setelah anda sudah mempersiapkan kandang, langkah keberhasilan ternak puyuh selanjutnya adalah dengan Pintar memilih bibit burung puyuh tang berkualitas super dimana penyediaan bibit adalah bagianan yang penting dalam budidaya burung puyuh. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu

  • Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh tipe ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit (penyakit bawaan)
  • Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
  • Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina supaya bisa menjamin telur tetas yang baik.
C. Pemeliharaan

Stelah anda paham betul pada langkah pemilihan bibit puyuh yang unggul, selanjutnya yang perlu anda lakukan dan perlu perhatian lebih adalah pemeliharaan burung puyuh tersebuy, adapun langkah-langkah pemeliharaan burung puyuh yang benar meliputi :

  • Kebersihan/Sanitasi dan Perbuatan Preventif
Untuk menjaga timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan
vaksinasi kepada puyuh harus anda lakukan sedini mungkin.

  • Pengontrolan Penyakit Burung Puyuh
Pengontrolan penyakit anda lakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap hean puyuh tersebut anda harus segera lakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau bisa juga dari petunjuk dari Poultry Shoup.

  • Pemberian Pakan Burung Puyuh
Pemberian pakan adalah hal yang penting dalam keberhasilan beternak burung puyuh dengan agar memperoleh hasil yang maksimal. Ransum (pakan) yang bisa diberikan untuk puyuh terdiri dari berbagai bentuk, misal: bentuk pallet, remah-remah dan tepung. Sebab puyuh yang suka mengganggu kawannya akan memiliki kesibukan dengan mematuk matuk pakannya.

Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberbagi ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan diberikan terus menerus.

D. Pemberian Vaksinasi

Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin bisa diberikan melalui tetes mata (intra okuler) atau bisa juga melalui air minum (peroral).

E. Pemanenan Burung Puyuh 

Tahapan yang paling ditunggu oleh seorang peternak adalah saat pemanenan. Seperti yang telah telah
kita singgung diawal, ada berbagai kegunaaan yang bisa diambil dari budidaya burung puyuh ini, yaitu :

Hasil Utama
Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selagi masa produksi berjalan.

Hasil Tambahan
Sedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja untuk pupuk kandang dan bulu puyuh sebagai bahan baku kerajinan tangan.

Demikianlah informasi lengkap mengenai Cara Beternak Burung Puyuh Bagi Pemula yang bisa kami tulis buat anda sekalian kususnya untuk para peternak Indonesia. Semoga Bermanfaat bagii kita semua. Salam Ternak Pertama!
Tag : Artikel
0 Komentar untuk "Cara Beternak Burung Puyuh Bagi Pemula"
Back To Top