image CARA MENYUSUN PAKAN AYAM PETELUR - Ternak Pertama



Ternak Pertama Menyediakan Berbagai Sarana dan Prasarana Unggas Dapat di Kirim ke Seluruh Wilayah Indonesia Bonus Ebook dan Gratis Konsultasi Selamanya Email : ternakpertamaku@gmail.com | Sms/WA : 089515248576 | PIN : 5FC2289D Bagi Yang Berminat Menjadi Agen Silahkan Hub Kami

CARA MENYUSUN PAKAN AYAM PETELUR

Bagian 1. Kebutuhan Nutrisi Ayam Petelur



Ayam petelur adalah ayam yang dipelihara untuk khusus menghasilkan telur konsumsi sehingga pada pemeliharaanya tidak memerlukan pejantan. Ayam petelur terdiri dari atas ayam ras petelur dan ayam buras (kampung) petelur.  Agar bisa berproduksi, baik ayam ras maupun ayam kampung petelur memerlukan pakan. Pakan ayam petelur ini harus memiliki unsur nutrisi seimbang yang dibutuhkan untuk hidup dan berproduksi.

Karakteristik
Ayam Ras Petelur
Ayam Kampung Petelur
Matang kelamin
+ 5 – 6 bulan
+ 5 – 6 bulan
Produktivitas per tahun
+ 72 butir
250 – 300 butir
Kualitas DOC
Seragam
Belum seragam
Sifat mengeram
Tidak ada
Ada
Pakan
Sudah ada standar
Belum ada standar


1.    Ayam Ras Petelur




Ayam ras petelur merupakan ayam penghasil telur dengan produktivitas tinggi. Potensi pasar dari ayam ras petelur sangat luas karena permintaanya cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pakan ayam petelur harus disusun agar semua nutien yang dibutuhkan ayam ras petelur dapat terpenuhi sehingga produktivitas dan efisiensi pakannya tinggi. Jadi, nutrienya dikhususkan untuk pertumbuhan dan produksi telur. Kandungan nutrien yang terdapat dalam pakan juga seharusnya disesuaikan dengan jumlah telur yang akan dihasilkan.

Kebutuhan Nutrien Ayam Petelur Menurut SNI
Nutrien
Satuan
Kandungan
Stater
(0-6 Mgg)
Dara
(6-20 Mgg)
Bertelur
(> 20 Mgg)
Kadar air
%
Max
14
14
14
Protein Kasar
%
Min
18
15
16
Lemak kasar
%
Max
7
7
7
Serat kasar
%
Max
6,5
7
7
Abu
%
Max
8
8
14
Ca
%
Max
0,9-1,2
0,9-1,2
3,25-4,25
P total
%
Min
0,6-1,0
0,6-1,0
0,6-1,0
P tersedia
%
Min
0,35
0,35
0,32
Energi metabilis
kkal/kg

2.700
2.600
2.650
Lisin
%

0,9
0,65
0,8
Metionin
%

0,4
0,3
0,35
Metionin + siatin
%

0,6
0,5
0,6

Kebutuan nutrien pada pakan ayam petelur di atas merupakan standar minimal dan dapat berbeda sesuai dengan jenis strain ayam petelur yang di pelihara. Contoh standar nutrisi pakan ayam petelur yang sesuai dengan strain ayam yang digunakan dapat di Download di sini

2.    Ayam Kampung Petelur


Ayam kampung petelur memiliki karakter yang berbeda dibandingkan dengan ayam ras petelur, dimana ayam kampung petelur produktivitasnya lebih rendah dari pada ayam ras petelur. Meskipun demikian, telurnya banyak dikonsumsi kalangan tertentu yang membutuhkan bahan pangan untuk tujuan meningkatkan stamina atau pun kesehatan. Telur ayam kampung banyak digunakan sebagai bahan campuran jamu (terutama kuning telurnya) serta memiliki harga yang relatif stabil.

Penyebab produktivitas rendah pada ayam kampung adalah karena kemampuan genetiknya yang rendah. Selain itu, ayam kampung masih memiliki sifat mengeram sehingga saat mengeram produksi telurnya pun berhenti.

Upaya untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung petelur dapat dilakukan dengan seleksi terhadap bibit dan melakukan teknik penghilangan atau penurunan sifat mengeram, antara lain dengan memisahkan ayam dengan telur yang dierami, meningkatkan pencahayaan pada sarang, memandikan ayam kampung, dan menjemurnya di bawah sinar matahari. Dengan melakukan seleksi terhadap sifat mengeram ayam, produktivitas dapat ditingkatkan sampai 4% lebih per generasi.

Kebutuhan nutrisi ayam kampung berdasarkan hasil penelitian sangat berfariasi. Hal itu karena genetik ayam kampung di Indinesia juga sangat beragam. Ayam kampung umumnya mulai bertelur pada umur 18-20 minggu.

Kebutuhan Nutrisi Ayam Kampung
Zat Nutrisi
Umur Ayam (Minggu)
Bibit
0 – 8
8 – 12
12 – 18
18 – 70
Energi metabolis (kkal/kg)
2.900
2.900
2.900
2.750
2.750
Protein kasar (%)
18 – 19
16 – 17
12 – 14
15
15 – 16
Lemak kasar (%)
4 – 5
4 – 7
4 – 7
5 – 7
5 – 7
Serat Kasar (%)
4 – 5
4 – 5
7 – 9
7 – 9
7 – 9
Kalsium
0,9
1 – 1,2
1 – 1,2
2,75
2,75
Fospor tersedia (%)
0,4
0,35
0,3
0,25
0,3
Lisin (%)
0,85
0,6
0,45
0,7
0,7
Metionin (%)
0,3
0,25
0,2
0,3
0,3
Sumber: Zainuddin (2006)




Tag : Artikel, Layer
0 Komentar untuk "CARA MENYUSUN PAKAN AYAM PETELUR"
Back To Top